User
Information for Reviewer
Index

JKB telah terindex di Crossref JKB telah terindex di Google Scholar JKB telah terindex di SINTA Ristekdikti JKB telah terindex di Portal Garuda

Notifications
Journal Content

Browse
Visitor Counter

 

Hubungan Polimorfisme Gen ACTN3 dengan Performa Otot pada Atlet UKM Sepak Bola Universitas Jenderal Soedirman

Nur Signa AG, Susiana Candrawati, Mohammad Nanang HK
  Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol 29, No 1 (2016),  pp.74-78  

Abstract


ACTN3 merupakan gen penyandi protein alfa aktinin 3, dan pada gen ini ditemukan single nucleotide polymorphism (R577X) yang menyandi kodon stop prematur, menyebabkan defisiensi protein alfa aktinin 3. Performa atlet ditentukan oleh performa otot. Performa otot terdiri dari kekuatan dan ketahanan otot. Adanya polimorfisme gen ACTN3 menunjukkan bahwa ada pengaruhnya terhadap performa otot pada atlet. Genotip RR bermanfaat untuk aktivitas kekuatan (strength) dan genotip XX bermanfaat untuk aktivitas ketahanan (endurance). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara polimorfisme gen ACTN3 dengan kekuatan dan ketahanan otot. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Subjek penelitian ini adalah atlet UKM Sepak Bola Universitas Jenderal Soedirman usia 18-25 tahun, IMT 18,5-25,0 kg/m2, berjumlah 77 orang. Kekuatan otot diukur dengan menggunakan metode leg strength test, ketahanan otot diukur dengan menggunakan tes half squat jump selama 1 menit dan polimorfisme gen ACTN3 diidentifikasi menggunakan metode PCR-RFLP dari sampel darah subjek penelitian. Uji One Way Anova digunakan untuk mengetahui hubungan polimorfisme gen ACTN3 dengan kekuatan dan ketahanan otot. Hasil studi menyatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara polimorfisme gen ACTN3 dengan kekuatan dan ketahanan otot  pada atlet UKM sepak bola Universitas Jenderal Soedirman.


Keywords


polimorfisme gen ACTN3; kekuatan otot; ketahanan otot

Full Text:

PDF

References


Alfred T, Ben-Shlomo Y, et al. ACTN3 Genotype, Athletic Status, and Life Course Physical Capability: Meta-Analysis of the Published Literature and Findings from Nine Studies. Human Mutation. 2011; 32(9): 1008-1018.

Mayne I. Examination of the ACE and ACTN3 Genes in UTC Varsity Athletes and Sedentary Students. University of Tennessee at Chattanooga, Chattanooga.[Thesis]. 2006.

Mills MA, Yang N, Weinberger RP, et al. Differential Expression of the Actin-Binding Proteins á-Actinin-2 And -3, in Different Species: Implications for the Evolution of Functional Redundancy. Human Molecular Genetics. 2001; 10(13): 1335-1346.

Sjoblom B, Salmazo A, and Djinovic-Carugo K. α-Actinin Structure and Regulation. Cellular and Molecular Life Sciences. 2008; 65(17): 2688-2701.

MacArthur DG, Seto JT, Raftery JM, et al. Loss of ACTN3 Gene Function Alters Mouse Muscle Metabolism and Shows Evidence of Positive Selection In Humans. Nature Genetics. 2007; 39(10): 1261-1265.

MacArthur DG, Seto JT, Chan S, Quinlan KG, et al. An ACTN3 Knockout Mouse Provides Mechanistic Insights Into the Association between Actinin-3 Deficiency and Human Athletic Performance. Human Molecular Genetics. 2008; 17(8): 1076-1086.

Lek M and North KN. Are Biological Sensors Modulated by Their Structural Scaffolds? The Role of the Structural Muscle Proteins á-Actinin-2 and á-Actinin-3 as Modulators of Biological Sensors. FEBS Letters. 2010; 584(14): 2974-2980.

Berman Y and North KN. A Gene for Speed: The Emerging Role of á-Actinin-3 in Muscle Metabolism. Physiology (Bethesda). 2010; 25(4): 250-259.

Yang N, MacArthur DG, Gulbin JP, et al. ACTN3 Genotype Is Associated with Human Elite Athletic Performance. American Journal of Human Genetics. 2003; 73(3): 627-631.

Eynon N, Ruiz JR, Oliveira J, Duarte JA, Birk R, and Lucia A. Genes and Elite Athletes: A Roadmap for Future Research. The Journal of Physiology. 2011; 589(13): 3063-3070.

Pimenta EM, Coelho DB, Veneroso CE, et al. Effect of ACTN3 Gene on Strength and Endurance in Soccer Players. The Journal of Strength and Conditioning Research. 2013; 27(12): 3286-92.

Departeman Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pengukuran Kebugaran Jasmani. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat. Direktorat Kesehatan Komunitas; 2005.

Stølen T, Chamari K, Castagna C, and Wisløff U. Physiology of Soccer an Update. Sport Medicine. 2005; 35(6): 501-536.

Komite Olahraga Nasional Indonesia. Pelaksanaan dan Hasil Program Pelatihan Olah Raga. Jakarta: KONI Pusat; 2003.

Jenkins S. Sport Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology, Sport, and Exercise Science. Brentwood, England: Multi-Science Publishing Co. Ltd.; 2005.

Dahlan MS. Statistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan: Uji Hipotesis. Jakarta: PT. Arkans; 2004.

Malina RM. Physical Activity and Fitness: Pathways from Childhood to Adulthood. American Journal of Human Biology. 2001; 13: 162-172.

Utari A. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Tingkat Kesegaran Jasmani Pada Anak Usia 12-14 Tahun. [Tesis]. Universitas Diponegoro, Semarang. 2007.

Fattahi Z and Najmabadi H. Prevalence Of ACTN3 (The Athlete Gene) R577X Polymorphism In Iranian Population. Iranian Red Crescent Medical Journal. 2012; 14(10): 617-622.

Yang N, MacArthur DG, et al. The ACTN3 R577X Polymorphism in East and West African Athletes. Medicine and Science in Sport and Exercise. 2007; 39(11): 1985-1988.

Matakupan O, Lumintuarso R, and Pasurnay P. Laporan Tes Parameter Kondisi Fisik Timnas U-19. Jakarta: Bidang Penelitian dan Pengembangan PSSI; 2013.

Dellal A, Hill-Haas S, Lago-Penas C, and Chamari K. Small-Sided Games in Soccer: Amateur vs Professional Players' Physiological Responses, Physical, and Technical Activities. Journal of Strength and Conditioning Research. 2011; 25(9): 2371-2381.

Mouratidis A, Vansteenkiste M, Lens W, and Sideridis G. The Motivating Role of Positive Feedback in Sport and Physical Education: Evidence for a Motivational Model. Journal of Sport & Exercise Psychology. 2008; 30(2): 240-268.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb.2016.029.01.15

Refbacks

  • There are currently no refbacks.