User
Information for Reviewer
Index

JKB telah terindex di Crossref JKB telah terindex di Google Scholar JKB telah terindex di SINTA Ristekdikti JKB telah terindex di Portal Garuda

Notifications
Journal Content

Browse

Aktifitas Fisik Berat Menyebabkan Degenerasi Sel Hepatosit melalui Mekanisme Stres Oksidatif

Hairrudin hairrudin, Dina Helianti, Yulestrina Widiastuti
  Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol 27, No 2 (2012),  pp.61-65  

Abstract


Hepar mempunyai peranan yang penting dalam mempertahankan homeostasis metabolisme tubuh. Stres oksidatif akibat aktifitas fisik berat dapat meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) yang kemudian menyebabkan kondisi patologis pada sel hepatosit, ditandai dengan perubahan struktur dan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak stres oksidatif akibat aktifitas fisik berat terhadap kerusakan sel hepatosit. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus putih Wistar jantan yang berumur 3 bulan, dengan berat badan antara 150 s.d. 200 gram yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan perlakuan. Aktifitas fisik berat yang berupa renang dengan beban dan intensitas maksimal diberikan pada kelompok kontrol, dilakukan setiap pagi selama 30 hari. Penilaian stres oksidatif ditentukan melalui pengukuran kadar MDA serum menggunakan teknik Thiobarbituric Acid Reactive Substance (TBARS). Perubahan histopatologi sel hepatosit berupa degenerasi sel dinilai berdasarkan klasifikasi sistem skoring NAFLD dari the Pathology Committee of the NASH Clinical Research Network. Rerata kadar MDA pada kelompok kontrol sebesar 42,38 nmol/ml, sedangkan pada kelompok perlakuan sebesar 89,63 nmol/ml. Pada pengamatan histopatologi hepar menunjukkan adanya proses degenerasi sel. Dapat disimpulkan bahwa aktifitas fisik berat dapat menyebabkan degenerasi sel hepatosit melalui mekanisme stres oksidatif.

Kata Kunci: Aktifitas fisik berat, degenerasi, sel hepatosit, stres oksidatif.

Full Text:

PDF

References


Martini FH and Nath JL. Fundamental of Anatomy and Physiology. 7th Edition. San Fransisco: Pearson Education Inc.; 2006.

Adams LA and Angulo P. Treatment of Non-Alcoholic Fatty Liver Disease. Postgraduate Medical Journal. 2006; 82: 315-322

Amirudin R. Fisiologi dan Biokimia Hepar. Di dalam: Sudoyo WA (Ed). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1 Edisi IV. Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2006; hal. 415-419.

Maneesh M and Jayalekshmi H. Role of Reactive Oxygen Species and Antioxidant on Pathophysiology of Male Reproduction. Indian Journal of Clinical Biochemistry. 2006; 21(2): 80-89.

Suryohudoyo P. Oxidant and Antioxidant Defense in Health and Diseases. [Tesis]. Universitas Airlangga, Surabaya. 2005.

Harjanto. Pemulihan Stres Oksidatif Pada Latihan Olahraga. Jurnal Kedokteran YARSI. 2004; 12(3): 81-87.

Helianti D dan Hairrudin. Efek Propolis dalam Mencegah Infertilitas Akibat Radikal Bebas pada Tikus Putih (Rattus novergicus) yang Diberi Stresor. Jurnal Bahan Alam Indonesia. 2011; 7(5): 239-243.

Hairrudin, Helianti D, dan Tyas MFN. Potensi Propolis dalam Mencegah Penurunan Jumlah Sel Leydig dan Sertoli Akibat Latihan Fisik Berat Pada Tikus Putih. Majalah Ilmu Faal Indonesia. 2008; 8(1): 51-55.

Rukmini, MS, Beneticta D, and Vivian D. Superoxide Dismutase and Catalase Activities and Their Correlation with Malondialdehyde in Schyzophernic Patients. Indian Journal of Clinical Biochemistry. 2004; 19(2): 114-118.

Chevion S, Moran DS, and Heled Y. Serum Antioxidant Stress and Cell Injury after Strenuous Physical Exercise. Proceeding of The National Academy of Sciences of the United States of America. 2003; 100(9): 5119-5123.

Harjanto. Petanda Biologis dan Faktor yang Mempengaruhi Derajat Stres Oksidatif pada Latihan Olahraga Aerobik Sesaat. [Disertasi]. Universitas Airlangga, Surabaya. 2003.

Mcavoy NC, Ferguson JW, Campbell IW, and Hayes PC. Non-Alcoholic Fatty Liver Disease: Natural History, Pathogenesis and Treatment. The British Journal of Diabetes and Vascular Disease. 2006; 6(6): 251-260.

Goodman ZD. Grading and Staging Systems for Inflammation and Fibrosis in Chronic Liver Diseases. Journal of Hepatology. 2007; 47(4): 598–607.

Angulo P. Nonalcoholic Fatty Liver Disease. Canadian Medical Association Journal. 2005; 172(7): 899-905.

Malnick SD, Beergabel M, and Knobler H. Non-alcoholic Fatty Liver: A Common Manifestation of a Metabolic Disorder. Oxford Journal. 2003; 96(10): 699-709.

Eroschenko VP. Atlas Histologi de Fiorre dengan Korelasi Fungsional. Edisi 9. Jakarta: Encourage Creativity; 2003.

Reddy JK and Rao MS. Lipid Metabolism and Lipid Inflammation. II Fatty liver Disease and Fatty Liver Oxidation. American Journal of Physiology-Gastrointestinal and Liver Physiology. 2006: 290(5); G852-858.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb.2012.027.02.2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.